Admin
15 February 2026
Berita Utama
Sejarah Pendirian dan Identitas Kelembagaan
Pondok Pesantren As Shiddiqiyyah memulai perjalanannya pada tahun 1999 M, yang bertepatan dengan 1419 H. Pendirian pesantren ini didasari oleh kebutuhan akan institusi pendidikan Islam yang mampu memberikan pemahaman mendalam mengenai ajaran agama, khususnya melalui studi Kitab Kuning. Legalitas institusi ini diperkuat dengan adanya Akta Pendirian Yayasan As-Shiddiqiyyah, sebuah fondasi hukum yang kokoh untuk operasional dan pengembangan pesantren di masa depan.
Operasional harian pesantren diatur secara resmi melalui SK Operasional Kd.18.02/4/PP.00.4/1496/2007, yang diterbitkan pada tanggal 05 September 2023. Angka ini menunjukkan pengakuan resmi dari pemerintah terhadap keberadaan dan kegiatan pendidikan yang diselenggarakan. Untuk identifikasi statistik pendidikan Islam, pesantren ini terdaftar dengan NSM (Nomor Statistik Madrasah) yaitu 510051010071. Sebagai sebuah entitas yang terorganisir dan memiliki visi yang jelas, As Shiddiqiyyah berada di bawah naungan Yayasan As-Shiddiqiyyah dan bangga menjadi bagian dari jaringan besar organisasi Islam Nahdlatul Ulama, yang dikenal luas sebagai penjaga tradisi dan ahlusunnah wal jamaah di Indonesia.
Lokasi Strategis dan Aksesibilitas di Jembrana, Bali
Pondok Pesantren As Shiddiqiyyah berlokasi di JL GUNUNG BATUR LINGKUNGAN SRI MANDALA KELURAHAN DAUHWARU RT 1 RW 1 Kel. DAUHWARU Kec. JEMBRANA JEMBRANA BALI 82218. Lokasi ini menempatkan pesantren di jantung Kelurahan Dauhwaru, dalam wilayah administratif Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali. Secara geografis, pesantren ini berada di area Dataran Rendah dan dikategorikan sebagai wilayah Perkotaan, menawarkan keseimbangan antara ketenangan untuk belajar dan kemudahan akses.
Koordinat geografisnya adalah -8.3661252 (lintang) dan 114.6293867 (bujur). Aksesibilitas ke berbagai pusat layanan dan fasilitas penting menunjukkan posisi pesantren yang terintegrasi dengan baik dalam infrastruktur lokal:
Pusat Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota: Hanya berjarak 1 - 10 Km, memudahkan koordinasi dan administrasi terkait pendidikan keagamaan.
Pusat Kecamatan: Berada dalam radius 1 - 10 Km, memastikan kemudahan dalam urusan pemerintahan dan layanan publik.
Pusat Kota: Dalam jangkauan 1 - 10 Km, memberikan akses kepada santri dan staf untuk kebutuhan sehari-hari atau kegiatan luar pesantren.
Pondok Pesantren Terdekat: Berjarak 1 - 10 Km, memungkinkan kolaborasi atau pertukaran informasi dengan institusi pendidikan serupa.
Jarak ke fasilitas yang lebih luas seperti Pusat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Pusat Ibu Kota Provinsi (> 50 Km) memang cukup jauh, namun ini tidak mengurangi nilai strategis lokasinya dalam konteks Jembrana dan sekitarnya.
Profil Kelembagaan: Pondok Pesantren Berbasis Kitab Kuning
Pondok Pesantren As Shiddiqiyyah diklasifikasikan sebagai lembaga pendidikan Pondok Pesantren - Kitab Kuning, yang berarti fokus utamanya adalah pada studi mendalam terhadap kitab-kitab turats (warisan ulama) dalam tradisi Islam. Statusnya sebagai lembaga swasta menunjukkan kemandirian dalam pengelolaan dan operasionalnya, sementara keberadaannya tetap mengikuti regulasi pendidikan nasional.
Pesantren ini aktif menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar pada waktu Pagi, memastikan bahwa santri mendapatkan pendidikan yang optimal sepanjang hari. Saat ini, meskipun telah beroperasi dengan legalitas yang jelas, As Shiddiqiyyah masih dalam proses menuju pengakuan formal melalui Akreditasi. Status Belum Akreditasi ini merupakan tantangan sekaligus peluang untuk terus meningkatkan kualitas dan standar pendidikan yang ditawarkan.
Data Santri dan Tenaga Pendidik: Aset Utama As Shiddiqiyyah
Statistik Santri: Generasi Penerus Pondok Pesantren
Pada tahun ajaran 2024/2025 Genap, Pondok Pesantren As Shiddiqiyyah membina total 29 orang santri. Komposisi santri mencerminkan keragaman gender dalam menempuh pendidikan agama:
Santri Putra: 16 orang
Santri Putri: 13 orang
Jumlah ini menunjukkan bahwa pesantren mampu memberikan wadah bagi baik santri laki-laki maupun perempuan untuk belajar dan tumbuh dalam lingkungan Islami. Keberadaan santri yang cukup stabil menjadi indikator positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap program pendidikan yang ditawarkan.
Tenaga Pendidik: Pilar Pengajaran dan Pembimbingan
Keberhasilan sebuah institusi pendidikan sangat bergantung pada kualitas tenaga pendidiknya. Di As Shiddiqiyyah, terdapat 7 orang tenaga pendidik yang terdiri dari 3 pria dan 4 wanita. Keberagaman gender dalam tim pengajar ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang luas dan pendekatan yang komprehensif dalam mendidik para santri.
Kualifikasi Pendidik: Fondasi Akademis yang Kuat
Dari data yang tersedia, terlihat bahwa mayoritas tenaga pendidik di Pondok Pesantren As Shiddiqiyyah memiliki bekal akademis yang memadai. Sebanyak 7 orang pendidik telah menyelesaikan pendidikan setara S1 (Sarjana). Kualifikasi ini menjadi dasar yang kuat untuk menyampaikan materi pelajaran, terutama dalam bidang studi Kitab Kuning yang memerlukan pemahaman mendalam.
Informasi mengenai kualifikasi Di bawah S1, S2 (Magister), dan S3 (Doktor) tidak tersedia atau nihil. Hal ini mengindikasikan adanya potensi untuk pengembangan lebih lanjut dalam peningkatan jenjang pendidikan para pendidik di masa mendatang, demi memperkaya kualitas pengajaran dan penelitian.
Fasilitas dan Sarana Prasarana: Mendukung Proses Belajar Mengajar
Pondok Pesantren As Shiddiqiyyah berdiri di atas lahan seluas 2.000 m². Luas lahan ini memberikan ruang yang cukup untuk kegiatan operasional dan pengembangan fasilitas di masa depan. Meskipun luas, perlu dicatat bahwa beberapa fasilitas utama memerlukan perhatian dan perbaikan.
Inventaris Fasilitas: Fokus pada Ruang Kelas
Ruang Kelas: Pesantren ini memiliki 1 ruangan kelas. Namun, perlu menjadi perhatian serius bahwa ruangan ini saat ini dikategorikan dalam kondisi Rusak Berat. Hal ini tentu menjadi kendala signifikan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang efektif dan nyaman.
Utilitas: Kebutuhan Dasar Operasional
Sumber Listrik: Keberadaan listrik merupakan fasilitas dasar yang vital bagi operasional pesantren, dan As Shiddiqiyyah memilikinya.
Akses Internet: Sayangnya, tidak ada akses internet di pesantren ini. Ketiadaan akses internet dapat membatasi sumber daya pembelajaran digital dan kemudahan komunikasi di era modern.